NAMA : NERY APNER AGALAKARI
NIM :
13110276
SEMESTER : IV
LIATRIK STATIS
Listrik
statis di definisi kan sebagi fenomena fisika yang bisa
memperlihatkan terjadinya suatu interaksi diantara benda-benda yang memiliki
muatan listrik. Jenis muatan listrik yang ada di tiap-tiap benda tersebut dapat
saja muatannya negatif ataupun positif. Bila dicontohkan mengenai fenomena
fisika ini, maka seperti pada saat kita menggosokkan batu ambar dengan kain
sutra hingga dihasilkannya muatan listrik. Bukti terjadinya listrik ini bisa
kita saksikan dengan mendekatkan potongan kertas kecil, yang menyebabkan kertas
tersebut akan tertarik dan menempel
pada batu ambar.
Penerapan Listrik Statis Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Contoh
pertamanya adalah kejadian halilintar. Hal yang terjadi disaat belum terjadinya
hujan adalah awan dalam keadaan netral, yaitu jumlah dari elektron dan proton
nya sama. Nah disaat hujan turun, terjadilah pergesekan diantara partikel
diawan dengan udara yang menyebabkan dihasilkanya awan bermuatan listrik
statis. Kemudian disaat proses pelepasan dari muatan listrik dari awan dimulai,
maka akan menghasilkan bunga api listrik yg kita kenal dgn sebutan halilintar.
Benjamin
Franklin ialah orang yg pertama kalinya pada tahun 1700 menyebutkan bahwa
halilintar merupakan salah satu penerapan listrik statis dalam kehidupan
sehari-hari. Dalam penyelidikan yang diungkapkannya disebut bahwa listrik
statis itu bisa bergerak dengan cepat tergantung pd media yang menjadi
perantaranya atau bahan-bahan tertentu. Disebut juga bahwa permukaan yang
bentuknya lancip / runcing juga akan dengan mudah menarik lebih banyak elektron
jika dibandingkan dengan permukaan datar.
Rambut
akan berdiri karena Generator Van de Graaff
Dilaboratorium-laboratorium penelitan
biasa dipakai mesin pembangkit listrik yang bernama Generator Van de Graff.
Generator inilah contoh kedua penerapan listrik statis dalam kehidupan
sehari-hari karena merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan listrik statis tersebut. Cara kerjanya adalah dengan
metode gesekan, yaitu gosokan antara silinder bagian bawah dengan sabuk karet
yang menjadikan adanya muatan listrik negatif di sabuk karetnya.
Dibagian lain, gesekan diantara silinder
politilen bagian atas dan sabuk karet akan menimbulkan muatan listrik positif
disabuk karet lainnya tersebut. Kemudian gerakan dari sabuk karet menuju atas
akan membawa muatan negatif yang dihasilkan mengalir melalui bagian ujung yang
lancip dibagian atas kekubah .
Sampai sini elektron disebar kepermukaan
kubah, namun kubah dibagian dalam tidak mengandung elektron. Bersamaan dengan
itu, terjadi gerakan dari sabuk karet kebawah dengan membawa muatan listrik
positif. Muatan listrik postif ini akan mengalir ketanah untuk dinetralkan
melalui ujung lancipnya.
Proses terakhirnya adalah, silinder
logan bagian bawah berjalan memakan motor listrik hingga sabuk karetnya
bergerak terus dan hasilnya adalah muatan listrik negatif yang mengalir
kekubah. Proses ini bisa menghasilkan muatan listrik yang sangat besar di
kubah generator Van de Graff, yakni bisa berjumlah 200.000.000 volt.
Selain kedua contoh tersebut, Listrik
Statis juga bisa dimanfaatkan diberbagai alat yang sering
kita jumpai. Contoh sederhananya adalah Pencetak Laser / Printer dan Mesin Fotokopi.
(http://elektronikadasar.info/listrik-statis.htm)
Listrik statis, mungkin kita sering
mendengar istilah ini, walaupun jika disuruh untuk menerangkan apa itu
pengertian listrik statis rasanya tidak semua orang dapat menjawabnya. Untuk
itu, kali ini kita akan membahas seputar contoh listrik statis dan penjelasannya
yang diharapkan dapat membantu anda untuk memahami apa itu definisi dari
listrik statis. Dan untuk kelanjutan artikel yang akan datang kita juga akan
membahas seputar listrik dinamis yang sering ditemui dalam kehidupan.
Litrik statis adalah fenomena dimana
benda-benda yang mempunyai aliran listrik akan saling berpautan tanpa sumber
daya listrik, atau dengan kata lain benda tersebut dapat mengaliskan elektron
dan ptoton tanpa adanya elemen pembangkit listrik.
Listrik statis dapat diciptakan dengan reaksi
yang ditimbulkan dari dua benda yang mempunyai muatan listrik berbeda.
Lantas seperti apakah contoh nyata
listrik statis yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari?
Contohnya adalah ketika kita menyisir
rambut, maka tanpa sadar kadang rambut kita akan terbawa berdiri seirng gerakan
sisir. Hal ini terjadi karena adanya interaksi antara rambut dengan sisir.
Contoh lainnya adalah pada kain sutra
yang digosok-gosokkan pada kaca batangan, maka kedua benda tersebut akan
bereaksi tarik-menarik. Percobaan yang sama juga ditemui pada penggaris yang
digosokkan pada rambut kemudian didekatkan pada potongan kertas kecil-kecil,
maka kertas akan tertarik oleh penggaris seakan ada medan magnet yang
menariknya.
Listrik statis juga dapat dihasilkan
dengan menggunakan generator listrrik
Contoh generator listrik statis adalah generator Van
de Graaff.
Generator Van de Graaff menghasilkan
listrik statis yang besar dengan metode gesekan. Gesekan antara silinder logam
bawah dengan sabuk karet menimbulkan muatan listrik negatif pada sabuk karet.
Gesekan antara silinder politen atas dengan sabuk karet menimbulkan muatan
positif pada sabuk karet. Jadi, gerak sabuk karet ke atas selalu membawa muatan
listrik negatif dan gerak ke bawah selalu membawa muatan listrik positif.
Muatan listrik negatif
menempati permukaan luar bola yaitu kubah. Di dalam bola tidak ada muatan
listrik. Karena sabuk karet terus bergerak, maka muatan listrik negatif pada
kubah terus bertambah. Muatan listrik positif pada sabuk karet bawah mengalir
ke tanah, sehingga muatan ini dinetralkan oleh muatan listrik dari tanah.
Contoh penerapan listrik statis antara lain sebagai berikut.
Pengendap elektrostatis pada
cerobong asap, fungsinya membersihkan gas buang yang keluar melalui cerobong
asap agar tidak mengandung partikel-partikel pencemar.
Pengecatan mobil, penggunaan
penyemprot cat elektrostatis.
Mesin fotokopi (selain
menerapkan konsep optik).
Petir Petir merupakan fenomena
listrik statis yang sering terjadi pada waktu hujan badai.
Awan badai terbentuk oleh uap
air, debu, garam dari lautan, dan bahan-bahan lainnya. Di dalamnya arus udara
mengalir dengan kencang sehingga menyebabkan partikel-partikel di dalam awan
tersebut tersebut saling bertabrakan. Pada peristiwa tabrakan itu terjadi
pelepasan elektron antara partikel yang satu dengan partikel yang lain.
Partikel yang kehilangan elektron akan bermuatan positif sedangkan partikel
yang menerima elektron akan bermuatan negatif. Para ilmuwan belum mengetahui
secara pasti mengapa partikel yang relatif lebih berat cenderung bermuatan
negatif dan partikel yang lebih ringan cenderung bermuatan positif.
Hal inilah yangmenyebabkan
pada bagian bawah awan berkumpul partikel bermuatan negatif dan pada bagian
atas awan berkumpul partikel bermuatan positif.
Selama hujan badai terjadi,
bumi yang bermuatan positif akan menarik awan yang bermuatan negatif ke
bawah. Pada proses ini muatan akan mencari proses penyaluran yang paling
pendek, yaitu tempat-tempat yang paling dekat dengan awan, seperti
gedung-gedung tinggi, pohon, dan antena pemancar. Ketika terjadi petir, suhunya
dapat mencapai ribuan derajat Celsius dan mengandung energi ribuan mega volt.
Kekuatan petir dapat menghancurkan gedung, membunuh hewan dan manusia, serta
dapat memusnahkan pohon menjadi serpihan-serpihan. Untuk melindungi
gedung-gedung pencakar langit dari petir, Benjamin Franklin, ilmuwan abad
ke-17, memprakarsai pembuatan penangkal petir. Saat ini para ilmuwan banyak
melakukan eksperimen untuk memanfaatkan energi listrik dalam petir yang sangat
besar.


0 komentar :
Posting Komentar